Trading Tanpa Indikator

Trading Tanpa Indikator

Trading Tanpa Indikator

Trading Tanpa Indikator

Pada ulasan kali ini kita akan bahas tentang cara yang bisa dilakukan untuk melakukan trading tanpa menggunakan indikator. Mari kita cermati bersama !

trading

Umumnya para trader yang sukses itu menguasai beberapa teknik dan strategi baik dalam trading. Mereka memilih beberapa indikator teknik andalannya untuk menganalisa pasar. Akan tetapi, Sebenarnya kita juga bisa menjadi seorang trader sukses tanpa harus selalu menggunakan indikator teknikal dalam trading.

Berikut adalah dua hal yang harus dipelajari jika ingin trading tanpa menggunakan indikator :

1. Pelajari Pola Candlestick

Grafik yang disajikan dalam candlestick jauh lebih informatif dan mudah untuk dianalisa oleh para trader. Melalui candlestick, kita bisa mengetahui harga pembukaan, harga tertinggi, harga terendah, sampai harga penutupan. Oleh karena itu, sangat di sarankan untuk belajar membaca candlestick jika berkeinginan untuk trading tanpa indikator.

Ada banyak sekali jenis dari pola candlestick ini. Dibawah ini saya akan berikan contoh salah satu pola candlestick.

Pola candle Engulfing

Ada dua jenis Engulfing, Bullish Engulfing dan Bearish Engulfing. Berdasarkan namanya Anda tentu sudah bisa menebak implikasi apa yang ditimbulkan oleh kedua pola tersebut.

Bullish engulfing:

  • Panjang Bullish candlestick > panjang Bearish Candlestick sebelumnya
  • Harga High Bullish Candlestick > harga High Bearish Candlestick sebelumnya
  • Harga Close Bullish Candlestick > harga High Bearish Candlestick sebelumnya

Bearish engulfing:

  • Panjang Bearish Candlestick > panjang Bullish Candlestick sebelumnya
  • Harga Low Bearish Candlestick harga Low Bullish Candlestick sebelumnya
  • Harga Close Bearish Candlestick harga Low Bullish Candlestick sebelumnya

bullish dan bearish candlestick pada trading

2. Pelajari Level Tertinggi dan Terendah

Selain pola Candlestick, kita juga bisa menganalisa trading dengan mengetahui harga tertinggi dan terendah. Harga tertinggi akan terlihat saat harga bergerak naik mencapai ketinggian tertentu, sebelum akhirnya kembali turun. Begitu juga dengan harga terendah yaitu posisi dimana harga akan terus menurun, sampai berbalik dan naik.

Titik tertinggi dan titik terendah bisa menjadi batas pergerakan harga dan bisa digunakan sebagai acuan sebelum kita Entry posisi.

Berikut adalah contoh gambar cara menentukan level harga tertinggi dan terendah.

level tertinggi dan terendah pada trading

Yang harus diperhatikan saat kita akan melakukan trading tanpa menggunakan indikator adalah, dengan melakukan latihan secara terus-menerus. Tidak ada trader yang ahli hanya dalam waktu yang singkat saat menggunakan teknik seperti ini.

Jika teman-teman ingin mempelajari ilmu trading lebih jauh lagi, jangan ragu untuk menghubungi staff PT. Pelatihan Profit Internasional dibawah ini !

Jika anda menyukai informasi dari artikel ini dan mau tahu informasi seputar edukasi trading lainnya? Kami siap memberikan edukasi yang sangat informatif. Mau tahu caranya ?

Temukan kami di Channel Sosial Media lainnya

  1. Website : www.PelatihanProfitInternasional.com
  2. Telegram : https://t.me/NewsUpdatePPI
  3. Instagram : @PelatihanProfitInternasional
  4. Facebook : PT. Pelatihan Profit Internasional
  5. Youtube : Pelatihan Profit Internasional

Dapatkan informasi seputar edukasi trading gratis lainnya dengan cara klik link di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *