Ganti Rugi Korban Binomo dengan Penggabungan Gugatan Sulit Dilakukan

Ganti Rugi Korban Binomo dengan Penggabungan Gugatan Sulit Dilakukan

Rumah Indra Kenz di Tangerang Selatan yang disita Polri terkait kasus dugaan penipuan investasi platform Binomo.

Jakarta, Beritasatu.com – Salah satu cara supaya para korban investasi bodong berkedok aplikasi trading binary option Binomo dapat memperoleh ganti rugi adalah lewat mekanisme penggabungan gugatan yang diatur dalam Pasal 98 KUHAP. Hanya saja, mekanisme tersebut dipandang sulit untuk dilakukan.

“Jadi satu perkara saja bisa complicated, kalau digabung ya jelas lebih complicated lagi. Itu masalahnya,” kata mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Yunus Husein saat dihubungi Beritasatu.com, Sabtu (19/3/2022).

Yunus menjelaskan, secara teoritis Pasal 98 KUHAP bisa diterapkan agar para korban Binomo dapat memperoleh ganti ruginya. Hanya saja, mengingat tingkat kesulitan yang dimiliki, dia menjelaskan jarang ada majelis hakim yang menggabungkan sebuah perkara pidana dalam suatu persidangan.

Dia memaparkan, untuk satu perkara pidana saja sudah mempunyai skala yang cukup besar. Dalam satu perkara pidana bisa terdiri dari banyak pihak terkait, nominal uang yang banyak, perlunya pemenuhan dua alat bukti, sampai pembuktian bahwa ada unsur pidana yang melibatkan seorang pelaku.

“Tambah lagi gugatan perdata, ada pembuktian lain karena perdata kan lain lagi. Nanti ada proses juga jawab-menjawab kan itu kalau perdata,” ujar Yunus.

“Kalau Pasal 98 KUHAP, teoritis bisa, tetapi itu harusnya jaksa yang menggabungkan perkara pidana dengan ganti rugi itu. Jadi bantuan LPSK dalam menghitung restitusinya. Itu bisa teori, cuma jarang menggabung seperti itu,” tambahnya.

Yunus menambahkan, umumnya proses recovery terhadap kerugian korban dilakukan melalui penyitaan semua aset yang terkait dengan suatu perkara oleh jaksa. Nantinya, aset-aset tersebut akan dibawa ke persidangan agar dapat dirampas oleh pengadilan, sehingga berikutnya dapat dikembalikan ke para korban.

Diketahui, Bareskrim Polri menahan crazy rich Medan, Indra Kesuma atau Indra Kenz sebagai tersangka dan ditahan terkait kasus dugaan penipuan investasi platform Binomo.

Indra Kenz dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 27 ayat 2 dan atau Pasal 45 A ayat (1) juncto 28 ayat 1 UU 19/2016 tentang Perubahan Atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 3, Pasal 5, dan Pasal 10 UU 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Pasal 378 KUHP juncto Pasal 55 KUHP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *