Yuk Pahami Kelebihan Trading Forex dan Kenali Resikonya

Yuk Pahami Kelebihan Trading Forex dan Kenali Resikonya

Forex adalah salah satu instrumen investasi jangka pendek yang unik. Berbeda dengan instrumen lainnya seperti emas, properti, saham, dan reksa dana, forex memiliki tingkat risiko yang paling tinggi, sekaligus keunggulan yang bisa menghasilkan uang banyak dalam waktu paling singkat. Apa saja kelebihan trading forex dan risiko forex? Simak pembahasan berikut.

Kelebihan Trading Forex

Forex, atau juga disebut Valas, merupakan salah satu bagian investasi atau trading yang dikenal memiliki risiko bagi para trader yang berkecimpung di dalamnya. Namun demikian, hal ini tidak menyurutkan minat para trader untuk melakukan aktivitas trading forex.

Ada berbagai alasan mengapa banyak orang kini melirik trading forex sebagai sumber penghasilan tambahan maupun pekerjaan utama. Forex memang merupakan jenis instrumen yang menarik perhatian banyak pihak baik investor maupun publik pada umumnya. Berikut adalah kelebihan trading forex dibandingkan instrumen investasi lainnya.

Fleksibilitas Waktu

Pasar Forex, adalah pasar yang transaksinya dilakukan dalam skala global. Berbeda dengan pasar keuangan lain seperti saham yang hanya buka sesuai jam kerja biasa, pasar forex buka 24 jam sehari, hanya hari Sabtu dan Minggu, pasar tutup. Dengan terbukanya waktu perdagangan 24 jam non-stop, 5 hari seminggu, artinya, sebagai trader forex, Anda akan bisa mengatur waktu trading sendiri.

Jika Anda lebih suka bekerja di pagi hari karena memiliki pekerjaan utama lain; tidak menjadi soal, Anda bisa trading forex pada malam harinya. Atau sebaliknya. Anda dapat trading forex pada siang hari ketika Anda telah memiliki kesibukan pekerjaan di malam hari. Atau jika Anda ingin mengkhususkan hanya trading di waktu-waktu paling menguntungkan saja, maka Anda bisa memilih waktu dan jam trading forex terbaik.

Fleksibilitas Tempat

Kelebihan trading forex yang pertama adalah sifatnya yang fleksibel. Trading forex adalah aktivitas yang dapat dilakukan secara online. Transaksinya pun dilakukan bisa melalui komputer, laptop, tablet, maupun smartphone. Trader pun bisa melakukan transaksi dengan aplikasi yang disediakan oleh broker.

Dengan adanya internet, kini trading forex sangat terjangkau dan bisa dilakukan di mana pun. Inilah kelebihan pertama melakukan trading forex, di mana syaratnya hanya:

  1. Mempunyai perangkat keras seperti komputer, laptop, tablet, atau smartphone.
  2. Telah meng-install aplikasi yang disediakan broker untuk trading.
  3. Memiliki jaringan internet yang cukup memadai untuk melakukan transaksi online.

Affordability

Dalam trading forex, dikenal adanya sistem margin dan leverage. Sistem ini memungkinkan broker untuk meminjamkan dana secara proporsional dengan jaminan dana yang diberikan oleh trader. Leverage memungkinkan Anda untuk membuka posisi perdagangan lebih besar dari kekuatan uang Anda seharusnya. Ini artinya leverage dapat memberikan potensi return yang lebih besar.

Misal dengan leverage 1:100, maka trader cukup menyetor untuk margin sebesar US$100 untuk bisa bertransaksi dengan kekuatan dana US$10.000. Kedua fasilitas inilah yang membuat Anda dapat memulai trading forex dengan modal kecil. Anda pun tidak perlu modal yang besar untuk memulai trading forex.

Jika dahulu untuk dapat bertransaksi forex diperlukan dana minimal puluhan ribu dollar, kini cukup dengan modal US$10 sudah bisa melakukan transaksi forex. Bahkan beberapa broker pun ada yang memberikan modal secara cuma-cuma walaupun hanya sebesar US$5 atau US$10 saja. Walaupun bukan nominal yang besar, namun lumayan bukan? Inilah kelebihan trading forex yang keempat.

Likuiditas

Kelebihan trading forex selanjutnya masih berhubungan dengan fleksibilitas waktunya, namun dalam hal ini dilihat dari tingkat likuiditas atau ketersediaan dana dari instrumen forex itu sendiri. Tingkat likuiditas tentunya mempengaruhi fleksibilitas transaksi.

Pasar forex adalah pasar keuangan terbesar dan paling likuid. Pasar forex memiliki tingkat likuiditas atau ketersediaan dana yang sangat tinggi. Angka likuiditasnya ini mencapai hingga rata-rata US$5,3 triliun per hari. Data ini dikeluarkan oleh Bank for International Settlements (BIS), sebuah lembaga yang menaungi bank-bank sedunia.

Efektifitas

Selain dari leverage, ada satu lagi faktor lain yang membuat forex menjadi instrumen yang cocok bagi investor dengan modal terbatas. Persaingan bisnis antar broker pun membuat biaya komisi trading menjadi semakin rendah dan kompetitif. Umumnya biaya yang dikenakan oleh broker forex adalah spread. Adalah perbedaan antara tawaran dan harga permintaan.

Sebetulnya, Spread di pasar forex sendiri juga cenderung jauh lebih sedikit atau lebih ketat dibandingkan spread yang diterapkan pada saham. Hal ini membuat trading forex menjadi salah satu cara investasi yang efektif. Dengan adanya internet, maka kita pun memiliki kebebasan untuk memilih broker forex dengan biaya trading atau spread yang terendah dengan fasilitas software trading tercanggih sebagai penghubung kita dengan pasar forex. Menarik, bukan?

Profitabilitas

Trading forex dilakukan dalam pasangan mata uang. Misalnya dalam pasangan EUR/USD: transaksi “buy” berarti membeli Euro sekaligus menjual Dolar AS, sedangkan transaksi “sell” berarti menjual Euro sekaligus membeli Dolar AS. Saat memperkirakan Euro akan melemah dan USD menguat, maka trader akan membuka posisi trading “sell“.

Sebaliknya, ketika memperkirakan Euro akan menguat dengan USD melemah, maka trader akan membuka posisi trading “buy“. Dengan demikian, pelaku trading forex bisa mendapatkan keuntungan, baik saat suatu mata uang melemah maupun menguat.Bila posisi sedang merugi pun, Anda dapat melakukan Hedging untuk mengunci kerugian Anda.

Hedging sendiri merupakan strategi kuncian, yang artinya bila harga bergerak berlawanan arah dengan prediksi kita, maka kita akan segera membuka posisi baru yang berlawanan dengan posisi awal, tanpa menutup transaksi yang kita lakukan sebelumnya. Dengan adanya sistem Hedging ini, maka kerugian saat bertransaksi dapat diminimalkan.

Risiko Forex

Selain berbagai keuntungan atau keunggulan yang dapat Anda rasakan dari trading forex, kegiatan ini juga memiliki risiko yang tinggi. Dalam dunia investasi, ada sebuah hukum yang berlaku, yaitu bila semakin besar potensi keuntungannya, maka risikonya pun semakin besar. Hal ini dinamakan Risk and Reward yang berbanding lurus. Forex ini sendiri termasuk instrumen yang High Risk High Gain.

Forex merupakan jenis investasi yang memiliki tingkat risiko paling tinggi. Sering berbagai sumber menyebutkan, bila dibandingkan dengan paper asset lainnya, seperti deposito, obligasi, reksa dana, dan saham, potensi keuntungan forex lebih tinggi dalam jangka waktu yang pendek, namun juga memiliki risiko yang paling tinggi.

Menurut hasil beberapa penelitian yang dilakukan oleh regulator forex AMF Perancis, 90% trader berakhir dengan loss. Ini berarti hanya 1 dari 10 orang yang berhasil dalam trading forex. Menyeramkan? Inilah faktanya.

Apa yang bisa disimpulkan dari fakta di atas? Sebagai trader forex, Anda, harus merenungkan fakta tersebut. kita pun bisa menyimpulkan seperti ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *