Thread: Gimana cara mencari chart pattern yang valid ?

Thread: Gimana cara mencari chart pattern yang valid ?

07-08-2020 17:20 #1

Join Date Jan 2019 Location Assalamualaikum Posts 4,132 Accrued Payments 2028 USD (What is this?) Thanks 12,029 Thanked 10,817 Times in 3,639 Posts

Gimana cara mencari chart pattern yang valid ?

Berawal dari keingintahuan saya kenapa kadang2 entry menggunakan chart pattern kok banyak loss. Saya mau tau gimana pendapat temen2 caranya mengetahui chart pattern yang valid sama yang enggak?

Though trading on financial markets involves high risk, it can still generate extra income in case you apply the right approach. By choosing a reliable broker such as InstaForex you get access to the international financial markets and open your way towards financial independence. You can sign up here.

07-08-2020 18:09 #2

Join Date Jan 2020 Location di dalam profit yang konsisten setelah 10 tahun lebih menekuni forex trading Posts 824 Accrued Payments 4191 USD (What is this?) Thanks 274 Thanked 698 Times in 350 Posts

Originally Posted by Arik Zs 9

Berawal dari keingintahuan saya kenapa kadang2 entry menggunakan chart pattern kok banyak loss. Saya mau tau gimana pendapat temen2 caranya mengetahui chart pattern yang valid sama yang enggak?

Valid atau tidak itu sebenarnya kata yang sangat mudah sekali menjebak banyak trader menurut saya. Banyak sekali trader yang merasa tehniknya kruang baik karena sinyal yang dihasilkan tidak valid, atau chart pattern yang diikuti kurang valid. Padahal tidak ada aturan baku seperti apa chart pattern yang valid itu, ya nggak?

Lihat juga: Investasi pada trader tersukses. Selengkapnya.

Tidak ada chart pattern yang benar-benar valid
Jadi daripada membahas chart pattern yang valid itu seperti apa menurut saya yang lebih utama untuk dipahami adalah "sebaik apapun setup yang kita gunakan untuk entry selalu ada kemungkinan untuk loss". Dengan memahami hal tersebut kita jadi tidak terjebak mencari kesempurnaan atau holy grail dalam trading. Hasil kita profit atau loss itu adalah hasil yang random, acak, yang tidak bisa kita kendalikan. Satu-satunya yang bisa kita kendalikan dari hasil yang acak tersebut adalah seberapa besar kita loss dan seberapa besar kita profit. Itulah kenapa para trader profesional selalu mengatakan money management adalah hal terpenting yang harus kita miliki. Kenapa para trader profesional mengatakan risk : reward ratio yang baik itu minimal 1:1,5 atau 1:2? karena dengan reward yang lebih tinggi tersebut kita cenderung tetap profit secara akumulasi walaupun winrate kita tidak 100%.

Valid atau tidaknya suatu pattern itu dilihat dari hasil akumulasi minimal 100x entry, bukan dari bentuknya yang sempurna pada monitor kita

Lihat juga: Jelajah kemungkinan tanpa batas dari trading online dengan broker terpercaya. Gabung sekarang!

Setelah kita punya setup dengan reward yang lebih tinggi dari risk tinggal kita lihat nanti akumulasi 100x entry kita gimana apakah profit atau tidak? Ingat kuncinya di sini adalah akumulasi, karena untuk bisa menghitung rata-rata statistik dari entry yang kita gunakan kita butuh data yang banyak. Semakin banyak data maka semakin baik statistiknya untuk bisa kita percaya. Kadang kita baru OP loss streak 2 atau tiga kali sudah menganggap chart patternnya atau indikatornya tidak valid. Salah besar! karena tidak seperti itu cara mengukur apakah suatu pola itu valid atau tidak. Saya kasih contoh misal dalam 100x entry (open posisi) ke depan saya hanya akan menggunakan chart pattern double top atau dobble bottom di EU dan GU pada timeframe H1 seperti gambar di bawah :

Jadi setiap pagi saat market belum begitu aktif saya akan mencoba memetakan apakah ada peluang untuk entry pada EU dan GU di H1 berdasarkan pola double top dan double bottom di atas. Jika ada saya tentukan kemungkinan SLnya dimana, lalu saya hitung resiko 1% dari modal awal saya berdasarkan jarak SL tersebut. Jadi semakin dekat SL maka lot semakin tinggi, dan semakin lebar SL maka lot semakin kecil, yang penting di sini resiko setiap kali OP tetap 1% dari modal awal. Lalu kemudian saya set TP saya di 2x jarak SL. Katakanlah di sesi eropa ternyata ada momen entry sesuai pola double di atas, saya entry, pasang SL dan TP lalu saya tutup mt4 sampe sesi amerika atau keesokan harinya lagi. Begitu seterusnya tanpa pernah saya merubah SL maupun TP, jadi saya biarkan saja harga mengenai SL atau mengenai TP tanpa intervensi dan saya biarkan emosi saya tetap stabil. Saya lakukan hal tersebut sampe ter-akumulasi sebanyak 100x entry. Lalu saya lihat hasilnya, seandainya winrate dari strategi tersebut hanya 50% maka modal saya tetap utuh bukan? apalagi jika winrate saya bisa 55% atau bahkan 60% maka bisa dipastikan hasilnya profit. Jika ternyata winratenya jauh dibawah 50% maka kita coba lagi dengan pattern lainnya misal hanya entry saat flag pattern muncul, dan seterusnya sampai menemukan winrate yang bagus dari pattern-pattern yang ada.

Lihat juga: InstaForex menawarkan trading cryptocurrency. Gabung sekarang!


Keliatannya merepotkan dan butuh waktu lama bukan? Padahal sebenarnya seperti itulah seharusnya kita meng-evaluasi (forward test) apakah suatu pattern atau pola (entah itu chart pattern, atau indikator pattern) valid atau tidak? bisa kita gunakan untuk entry atau tidak? kalo kita pake jangka panjang bisa profit konsisten atau tidak? Jadi bukan hanya karena hasil 3x loss berturut-turut lalu kita ganti lagi polanya, kita rubah lagi MMnya, kita hapus lagi indikatornya ganti dengan yang lain, yang ada kita hanya akan terjebak dalam gerombolan trader pencari kesempurnaan (holy grail) kalau kita selalu gonta-ganti tehnik entrynya. Ingat, untuk bisa mengatakan suatu pola itu valid atau tidak dibutuhkan hasil dari 100x entry, minimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *