Afiliator Binary Option Dapat Untung Hingga 30 Persen

Afiliator Binary Option Dapat Untung Hingga 30 Persen

Setiap afiliator yang juga influencer sebenarnya sudah tahu bahwa ada kerugian di masyarakat. Namun, mereka tetap menjalankan peran sebagai afiliator.

Sejumlah korban penipuan investasi bodong berkedok aplikasi ‘trading binary option’ (investasi) Binomo berunjuk rasa di depan Markas Besar Polri, Jakarta, Senin (21/2/2022). (ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri , Brigjen Whisnu Hermawan mengatakan afiliator dari kegiatan binary option atau perdagangan opsi biner mendapatkan keuntungan sekitar 20 persen-30 persen.

"(Keuntungannya) 20 persen-30 persen dari hasil kegiatan binary option," ungkap Whisnu dalam tayangan Investime di CNBC Indonesia, Senin (21/2).

Ia menjelaskan jika afiliator berhasil menarik seseorang dan melakukan kegiatan binary option, lalu orang tersebut mendapatkan keuntungan, maka afiliator akan mendapatkan 20 persen-30 persen.

"Kalau seorang melakukan kegiatan binary, apakah hari ini dolar naik, lalu memasukkan angka dan benar misalnya Rp100 ribu, dia dapat Rp100 ribu tambah Rp70 ribu jadi Rp170 ribu," kata Whisnu.

Lihat Juga :

Ia mengatakan pihaknya telah memanggil sejumlah afiliator. Namun, belum ada afiliator yang datang memenuhi panggilan Polri.

"Dari data informasi, uang yang disalurkan masuk ke afiliator cukup banyak," jelas Whisnu.

Senada, Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengatakan setiap afiliator memang akan mendapatkan keuntungan atau komisi dari platform binary option. Keuntungan itu dari komisi atau sistem referral.

"Misalnya sistem referral, orang open posisi, mereka dapat contohnya US$10," ujar Tongam.

Dengan demikian, setiap afiliator yang juga influencer sebenarnya sudah tahu bahwa ada kerugian di masyarakat. Namun, mereka tetap menjalankan peran sebagai afiliator.

"Jadi kami imbau edukasi penting untuk memahami dulu trading, jangan trading kalau tidak tahu mekanisme," jelas Tongam.

Sebelumnya, influencer Indra Kesuma alias Indra Kenz sempat dipanggil Satgas Waspada Investasi terkait kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option atau perdagangan opsi biner Binomo pada Kamis (11/2).

Lihat Juga :

Satgas Waspada Investasi meminta Indra untuk menghentikan seluruh promosi dan training trading yang sebelumnya kerap dilakukan di akun sosial medianya.

Sementara, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri juga menyebut Indra mempromosikan Binomo sebagai aplikasi yang legal. Upaya itu menjadi salah satu modus yang diduga memikat para korbannya.

Hal tersebut diketahui penyidik kepolisian usai memeriksa delapan korban yang melaporkan Indra ke Bareskrim beberapa waktu lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *