Strategi Price Action Dalam Trading

Strategi Price Action Dalam Trading

Strategi Price Action artinya analisis teknis terkini, yaitu cara memantau atau menganalisis pasar dengan melihat pola-pola candle yang terdapat pada grafik. Strategi ini biasa juga disebut dengan strategi “naked trading” atau strategi yang tidak mengandalkan indikator. Strategi Price Action hanya mengandalkan pola-pola candlestick, pola-pola grafik, serta garis support & resistance.

Pasar memiliki data pada bentuk grafik perihal pergerakan harga suatu instrumen dalam beberapa periode tertentu. Grafik ini adalah gambaran dari tindakan beberapa pelaku pasar, baik itu insan, program atau robot. Nah, strategi Price Action inilah yang berakibat beberapa hal tadi menjadi indikator analisis.

Melalui strategi price action, Anda mampu belajar menginterpretasi arah pergerakan harga selanjutnya berasal deretan candlestick yang ada. Artikel ini akan membahas hal-hal krusial yang bisa Anda pelajari sebagai dasar-dasar strategi forex trading dengan teknik price action.

Baca juga :

Mengapa Price Action Menguasai Posisi Tertinggi Dalam Trading Forex

Cara Melihat Data Price Action

Price action bisa ditinjau dan dipahami dengan memakai grafik yang memplot harga dari waktu ke waktu. Para trader umumnya menggunakan komposisi grafik yang berbeda-beda untuk menaikkan kesempatan mereka memprediksi suatu tren, breakout, dan kebalikan.

Grafik yang paling sering digunakan ialah grafik berbentuk candlestick sebab grafik ini memvisualisasikan pergerakan harga secara lebih jelas menggunakan komponen yang lebih lengkap mulai dari nilai saat pembukaan, nilai tertinggi, nilai terendah, dan nilai ketika penutupan pada konteks sesi naik turun.

Selain itu, banyak analisis teknis yang menggunakan data price action buat menghitung indikator teknis. Tujuannya merupakan untuk menemukan pesanan transaksi yang terkadang terlihat menjadi pergerakan harga yang teracak.

Cara Memakai Price Action

Secara umum, price action tidak dicermati menjadi alat trading mirip indikator, akan tetapi lebih seperti sumber data yang digunakan untuk membentuk alat trading itu sendiri. Para trader musiman cenderung menggunakannya dalam memilih taktik trading mereka dan menghindari analisis mendasar lainnya supaya mampu fokus buat memprediksi konsolidasi dan breakout suatu pergerakan tren harga.

Meski begitu, para trader ini juga harus memperhatikan faktor-faktor tambahan selain harga terbaru pada pasaran. Hal ini dikarenakan volume trading serta periode yang dipergunakan buat memilih strategi mempunyai akibat pada akurasi dari interpretasi yang mereka dapat dari data price action.

Baca juga :

6 Strategi Cara Price Action yang Sukses

Itulah strategi price action dalam trading, cukup sekian artikel dari kami, semoga bermanfaat. Apabila teman – teman masih bingung dan ingin bertanya, jangan ragu untuk hubungi Tim Trader Support kami:

Margin Call Margin Call Margin Call Margin Call Margin Call

Syarat dan ketentuan berlaku.

Jika anda menyukai informasi dari artikel ini dan mau tahu informasi seputar edukasi trading lainnya? Kami siap memberikan edukasi yang sangat informatif. Mau tahu caranya ?

Temukan kami di Channel Sosial Media lainnya

  1. Website : www.PelatihanProfitInternasional.com
  2. Telegram : https://t.me/NewsUpdatePPI
  3. Instagram : @PelatihanProfitInternasional
  4. Facebook : PT. Pelatihan Profit Internasional
  5. Youtube : Pelatihan Profit Internasional

Dapatkan informasi seputar edukasi trading gratis lainnya dengan cara klik link di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *