Mengenal Lebih Jauh Apa Itu Binomo Hingga Kecaman dari Influencer

Mengenal Lebih Jauh Apa Itu Binomo Hingga Kecaman dari Influencer

Aplikasi Binomo belakangan ramai dibicarakan karena munculnya banyak korban, hal itu lantaran cara kerja yang beda dengan aplikasi trading lainnya.

Mengenal Lebih Jauh Apa Itu Binomo Hingga Kecaman dari Influencer

Deretan fakta menarik Binomo, mulai dari pengertian, model palsu hingga kecaman dari Bappebti dan influencer (Youtube/Binomo View)

AKURAT.CO, Beberapa waktu lalu aplikasi Binomo banyak dibicarakan. Lantas apa itu Binomo? mengapa banyak dibicarakan apalagi dikalangan para trader?

Dilansir dari situs resminya, Binomo adalah sebuah platform trading online yang menyediakan aset berupa pasangan mata uang asing (forex), saham, hingga emas dan perak.

Binomo sendiri tersedia di 133 negara di dunia, salah satunya Indonesia. Mungkin sebagian dari Anda sudah pernah melihat iklan platform trading ini di media sosial, salah satunya YouTube.

baca juga:
  • Mengenal Binary Option, Mengandung Skema Ponzi Hingga Rugikan Ratusan Juta!
  • Awas Tertipu! Ini 5 Perbedaan Trading Forex dengan Binary Option

Berdasarkan data dari situs Binomo, hingga saat ini ada sekitar 866 839 trader aktif setiap harinya dari total 133 negara. Untuk mulai trading menggunakan Binomo dapat dibilang cukup mudah. Dengan minimal saldo Rp 14.000, pengguna Binomo sudah bisa melakukan trading.

Lalu, kenapa Binomo ramai diperbincangkan? Hal itu lantaran akhir-akhir ini banyak korban yang mengaku dirinya merasa dirugikan ketika trading menggunakan platform Binomo ini. Sebab, secara metode atau cara kerja Binomo disebut berbeda dengan trading pada umumnya.

Banyak orang mulai dari trader hingga influencer yang mengatakan bahwa Binomo itu bukanlah trading sebenarnya melainkan Binary Option. Karena hanya menebak apakah suatu harga akan naik atau turun dalam kurun waktu tertentu.

Lalu apakah Legal ber-investasi berbasis Binary Option di Indonesia ?

Beberapa waktu lalu Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan binary option masuk dalam zona grey atau abu-abu. Dimana harusnya transaksi keuangan menggunakan efek seharusnya diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Namun demikian, transaksi binary option juga berkaitan dengan komoditas maka diawasi Bappebti.

" Mereka masuk di grey area. Ketika dia transaksi keuangan dengan efek itu di OJK, sementara dia dengan komoditas dia di Bappebti. Mereka berjalan di tengah," tuturnya.

Mendag Lutfi menegaskan bahwa binary option merupakan investasi ilegal yang mengandung kriminalitas. Sebab ada skema ponzi didalam binary option.

Untuk itu, ia menilai penegak hukum harus menangkap orang yang dibalik binary option tersebut.

"Izinnya sekolah komputer tapi mengumpulkan dana masyarakat. MLM menggunakan dana. Pakai uang. Itu ponzi, kriminal. Kita tangkapin semua, sudah selesai itu," tuturnya.

Senada dengan Menteri Perdagangan, Plt Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana menyampaikan sepanjang tahun 2021, pihaknya telah memblokir entitas binary option sebanyak 92 domain binary option, yang merupakan salah satu entitas investasi ilegal di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK).

“Pada tahun 2021 Bappebti telah melakukan pemblokiran terhadap 1.191 domain entitas investasi ilegal di bidang PBK, sedangkan khusus binary option sebanyak 92 domain,” ucapnya ketika dihubungi Akurat.co di Jakarta, Selasa (22/1/2022).

Lebih lanjut Wisnu menjelaskan bahwasanya binary option tidak mendapat perizinan dari Bappebti karena menyalahi aturan berdasarkan UU PBK pasal 1 angka 8 UU No 10 Tahun 2011 tentang Perubahasan atas UU No 32 tahun 1997 sehingga semua aktivitas yang dilakukan didalamnya bersifat ilegal.

Korban Investasi Trading berbasis Binary Option Muncul ke Permukaan

Maru Nazara menjadi satu orang yang menjadi korban dan mulai menuntut pertanggungjawaban terutama dari para afiliator yang terlibat dalam mempromosikan platform Binary Option tersebut.

Mas Maru, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa dirinya bukan satu-satunya korban yang mengalami kerugian karena sistem trading Binary Option tersebut.

"Jadi tak sedikit dari kami yang menjadi korban akibat sistem trading binary option tersebut, bahkan diantara mereka ada yang mengalami stres dan kehilangan akalnya akibat mengalami kerugian besar dari sistem trading tersebut, bahkan ada juga yang sampai bunuh diri. Jadi untuk para netizen yang suka menghardik saya dan sebagainya, saya cuma ingin menegaskan jika bukan saya yang berani buka suara disini maka entah anak-anak kalian atau keluarga kalian yang akan mengalami kejadian yang sama seperti teman-teman saya itu," katanya dalam podcast Pantengin TV, yang dipantau Akurat.co, Kamis (27/1/2022)

Ia menyebutkan salah satu korban yang merupakan temannya, sempat menjual apartement dan bahkan kehilangan Rp1,3 miliar akibat platform ilegal tersebut.

“Dan sekarang dia tinggal di gereja, mohon maaf karna dia tidak punya tempat dan punya anak 3 tidak bisa bersekolah semua akibat dari motivasi manis tersebut. Melihat keadaan teman saya tersebut tentu saja hati saya sakit," ucap dia.

Oleh karna itu, lanjutnya, para afiliator ini merupakan sosok penjajah di Indonesia yang harusnya di penjara dan dapat ditindak lanjuti oleh pemerintah bukan berkeliaran dan mengansumsikan bahwa mereka sukses di dunia trading.

Dikecam Influencer

Tirta Mandira Hudhi atau biasa yang dikenal Dr. Tirta turut memberikan komentar pedas ketika mengetahui sisi gelap dari dunia Binary Option.

Dr. Tirta menyayangkan para afiliator yang tidak menjelaskan secara rinci perbedaan mendasar antara trading atau judi. Ia pun mengaku kesal lantaran para afiliator itu tidak secara jujur mempromosikan Binary Option.

“Orang-orang yang mempromosikan ini (Binary Option) enggak mau jujur, masa orang tebak-tebak dikatakan trading. Itu kan sudah jelas berbeda. Kasian yang pelaku trading beneran," jelasnya seperti dikutip Akurat.co melalui instagram pribadinya @dr.tirta, Senin (31/1/2022).

Lebih lanjut, Dr.Tirta pun menyoroti soal kekayaan yang diperoleh afiliator Binary Option.

"Kasian (juga) orang-orang awam yang enggak ngerti. Lu tuh kaya gara-gara edukasi yang salah itu fatal bos," tegasnya.

Ia menekankan, bahwa sebelum berinvestasi masyarakat seharusnya melakukan analisa teknikal sekaligus analisa fundamental.

"Mau main saham kek, reksadana kek. Semua ada analisanya, jelas. Ada aset sesuatu yang kita miliki," tukasnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *